Kamis, 07 November 2013

Jadi Guru Olah Raga, Siapa Takut?

        Jadwal olah raga kelas 1A dan 1B adalah hari Senin, tetapi hari senin kemarin kebetulan bapak guru yang mengajar masing-masing kelas sedang berhalangan hadir karena ada acara dinas guru olah raga se-Kabupaten Bantul, Yogyakara. Tugas mengajar kelas 1 diserahkan kepada guru kelas, karena dirasa saya paling muda, maka guru kelas sebelah (kelas 1A) menyerahkan kelasnya kepada saya, jadi mau tidak mau saya mengajar dua kelas untuk mapel olah raga. Kalau disuruh mengajar tari mungkin masih sedikit bisa, tapi kalau olahraga, entahlah. Saya bingung mau mengajari apa karena ini baru sekali ngajar dua kelas biasanya satu kelas udah bikin pusing. Awalnya anak-anak mau kuminta lari keliling.
sekolah, namun terbayang ketika mereka berlari pasti berisik dan mengganggu kelas lain. Kebetulan kelas 1A adalah kelas yang lebih luar biasa kalau dibandingkan kelas saya, terutama disana ada para “penghuni kelas” yang sudah beberapa tahun tinggal kelas jadi bisa dibayangkan riuhnya keadaan.

Kamis, 18 Juli 2013

Lila, ibu dari 20 anak :)

"Bu lila, melisa nangis!" "Bu lila, agung bukunya disobek azis terus nangis!" "Bu lila, ilyas dinakali anak kelas 2" "Bu lila, saya mau pipis!" "Bu lila, Bu lila, Bu lila, Bu lila!"
Pernah dipanggil "bu" oleh sebanyak 20 anak dalam satu hari dan dalam satu ruangan?
Saya pernah!
Bukan rekayasa ataupun fiktif belaka tapi ini yang saya hadapi di lapangan tempat saya bekerja. Rempong? Susah? Bikin stres? Tidak! Tidak! Tapi sangat menyenangkan :) toh beberapa saat lagi kita khususnya wanita akan dihadapkan oleh keadaan seperti ini, tapi di rumah sendiri dan kurang dari 20 anak.
Dari 20 anak itu memiliki karakter sendiri-sendiri nggak ada yang sama meski ada yang mirip, dalam mengajar mereka yang lebih dulu saya pelajari adalah karakternya, mau dibawa kemana anak ini. Gitu.
Yap! langsung saja gak usah banyak basa basi, saya akan kenalkan mereka dimulai dari murid saya yang duduk paling belakang pojok :

Ayo Belajar Menulis Huruf!

Hari Kamis tanggal 18 Juli adalah KBM hari pertama setelah tiga hari anak- anak kelas satu mengikuti MOS, kebetulan jadwal pelajaran hari itu SBK, matematika, dan bahasa Indonesia. Saya campur jadi satu ketiganya atau istilahnya tematik. Dimulai dari SBK saya minta anak membawa undangan manten dari rumah yang jelas sudah tidak terpakai lagi. Selain undangan manten, anak diminta membawa lem dan gunting dari rumah. Berikut langkah-langkah mendayagunakan barang tak terpakai untuk pembelajaran :

Rabu, 17 Juli 2013

Masa Orientasi Siswa SD

Holaaaaaa! Libur tlah usai! Hari Senin tanggal 15 Juli 2013 adalah hari pertama berangkat sekolah dan hari pertama juga untuk saya menjadi wali kelas satu dalam tahun ajaran 2013/2014 sesuai rapat internal tanggal 24 Juni 2013. Tanggung jawab penuh kepada saya untuk membawa anak-anak kelas 1B menjadi siswa unggulan. Tsaaaaah!
euforia hari pertama masuk sekolah

Senin, 24 Juni 2013

Rapat Pembagian Tugas Mengajar

Tanggal 24 Juni 2013
Di SD saya diadakan rapat internal pembagian tugas mengajar di ruang PKG... dan hasilnya tenggg tengg!

Kamis, 20 Juni 2013

Kejadian Luar Biasa


Meskipun saya kuliah baru semester awal di Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta, namun saya mencoba untuk terjun langsung belajar menjadi guru SD yang sesungguhnya, pada masa- masa awal mengajar saya sering keringat dingin dan deg- degan ketika sedang mengajar di depan kelas karena saya sering diminta untuk menggantikan guru yang sedang berhalangan hadir sehingga tidak ada persiapan sebelumny apalagi ini pengalaman saya mengajar kelas bawah yang pertama kali karena sebelumnya saya pernah menggantikan mengajar di kelas atas. Nah, pada saat itu guru kelas 1 sedang sakit dan saya diminta menggantikan beliau mengajar kelas satu yang katanya anaknya banyak yang nakal, ya maklum saja masih anak- anak pasti tingkah lakunya seperti itu saya harus siap, begitu pikir saya.
Namun begitu masuk kelas, suasana yang ada menjadi sungguh menyuramkan bagi saya, bayangan murid saya yang lucu- lucu langsung pudar, saya melihat ada murid saya yang sedang

Minggu, 16 Juni 2013

Mari bernyanyi, anak-anak!

Untuk menarik perhatian anak SD selain cantik dan menarik *abaikan* seorang guru dituntut harus pandai bernyanyi apalagi ketika ditugaskan untuk mengajar kelas bawah (kelas 1,2,3 red) meski di kelas ataspun tak jauh berbeda.. yahh meski sudah tau sendiri kalau kemampuan bernyanyi saya di atas rata-rata harap maklum udah profesional sih x))
Pertama kali masuk kelas saya ajak anak- anak bernyanyi lagu gubahan saya sendiri, bagaimana kira-kira reaksi anak didik saya? gak ada yang tertarik. beneran!
Kemudian saya ancam mereka. Barang siapa tidak ikut bernyanyi bersama-sama, maka wajib bernyanyi sendiri di depan kelas sambil joget. Nah serba salah, gak mau juga kan mereka ambil resiko makanya ikutan saya bernyanyi.
Beginilah lagu gubahan saya. Cekidot!